Bioskop di Magelang, Riwayatmu Dulu ..

Tadi siang, di sela-sela mengerjakan tugas kantor, saya sempat blogwalking ke ‘rumah’ sahabat maya saya, Hamid Anwar. Ada 1 artikel baru disana, yang membuat saya tertarik, bahkan ingin me-reblog-nya dengan bahasa saya sendiri. Artikel itu berjudul Sejarah Bioskop Magelang, yang menceritakan event nonton bareng yang digawangi oleh Komunitas Kota Toea Magelang di satu-satunya bioskop legendaris yang masih tersisa di Magelang, yaitu Magelang Theatre ..

Berawal dari kabar akan ditutupnya Magelang Theatre pada tanggal 11 November 2011 nanti ..

Semua orang yang akrab dengan Kota Magelang, pastinya paham dengan kondisi satu-satunya bioskop yang masih bertahan itu. Masa kejayaannya sudah lama selesai, selain itu Magelang Theatre memang sudah jauh dari layak untuk menjadi tempat menonton film. Deretan kursinya masih sederhana, penerangan yang ada sangat minim, sampai-sampai petugas harus mengantar penonton untuk mencari kursi kosong dengan bantuan lampu senter. Proyektor yang digunakan pun masih manual, dimana ketika rol film habis, akan ada masa jeda layar menjadi gelap, sampai petugas selesai mengganti rol film berikutnya ..

Ah, memang kalah jauh dengan cineplex, bahkan megaplex yang sudah banyak beroperasi sekarang ini ..

Ya, kondisi Magelang Theatre memang cukup menarik, sekaligus mengenaskan untuk dibicarakan. Namun, ada hal lain yang lebih menarik hati saya : suatu fakta, bahwa pada masa lalu, Kota Magelang pernah punya banyak bioskop. Wow ! Saya benar-benar tidak menyangka tentang hal ini. Keajaiban, menurut saya. Hahaha .. πŸ˜‰

Mau tahu ?

Ini dia ..

1. Bioskop Al Hambra

Coba saja googling kata kunci ‘Bioskop Al Hambra’, hasil yang keluar cukup banyak. Ternyata bioskop favorit para Noni dan Sinyo Belanda ini terbilang megah dan tersohor pada masanya. Salah satu film yang diputar di Al Hambra adalah Jimmy and Sally, yang dibintangi oleh James Dunn dan Claire Trevor, yaitu pada tanggal 31 Juli sampai dengan 1 Agustus 1935. Fakta lain yang saya temukan, yang berhubungan dengan Bioskop Al Hambra adalah majalah film yang diproduksi oleh manajemen Al Hambra, termasuk cikal bakal majalah film yang ada saat ini. Kejayaan Al Hambra meredup pada masa penjajahan Jepang, karena tidak diperbolehkan memutar film-film barat, hingga akhirnya benar-benar berhenti beroperasi pada rentang tahun 1947-1949 ..

Lokasi bioskop ini di Jordanlaan atau sekarang Jalan Pahlawan, sebelah Timur SMK Kristen/Utara BNI ’46 ..

al hambra

Foto Bioskop Al Hambra

majalah film

Majalah Edisi No. 30.Tahun I/24 Februari 1934

Jimmy & Sally

Poster Film Jimmy and Sally yang sempat diputar selama 2 hari di Bioskop Al Hambra

Sumber :

Majalah Lama : “Movie” Tahun 1934 ; – Poster Film Barat : Jimmy and Sally ; – 1105 Tahun Kota Toea Magelang

2. Bioskop Roxy

Bioskop yang terletak di sebelah Timur Alun-Alun Kota Magelang ini sempat beberapa kali berganti nama, yaitu Bioskop Abadi dan Bioskop Rahayu. Bangunan bioskop sudah tidak terlihat lagi sekarang, berganti dengan bangunan Gardena Dept. Store ..

bioskop abadi

Bioskop Roxy/Abadi/Rahayu
(koleksi pribadi)

3. Bioskop Kresna

Bioskop yang terletak di pojok Jalan Pemuda dan Jalan Sigaluh (awal kawasan Pecinan) ini berdiri pada tahun 1955. Bioskop Kresna menempati Apotik Van Gorkom dan dimiliki oleh Liem Ting Lok, yang juga merupakan pengusaha bioskop-bioskop di kawasan Magelang dan sekitarnya, seperti Bioskop Bhima (Jalan Tidar, Magelang) dan Bioskop Arjuna (Muntilan). Saat ini, bekas bangunan Bioskop Kresna sedang dalam proses pembongkaran ..

BioskopKresna

Bioskop Kresna dan Tugu Magelang Nol Kilometer
(koleksi pribadi)

Selanjutnya, pada era 1960-1980, bioskop-bioskop baru mulai bermunculan di Kota Magelang, antara lain :

4.Bioskop Kartika, lokasi sekarang adalah Aula Kodim, Jalan Ahmad Yani.

5. Bioskop Mutiara, lokasi sekarang adalah Aula SMU Negeri 3 Magelang.

6. Bioskop Rejowinangun, lokasi sekarang adalah Gereja Alfa Omega, Tugu Wolu.

7. Bioskop Globe

Bioskop yang kemudian berganti nama menjadi Bioskop Ampera dan Bioskop Bhima (satu pengelolaan dengan Bioskop Kresna) ini termasuk bioskop kelas rakyat. Film-film yang diputar disana hanya film India, seperti Song of India, yang diputar pada tanggal 9 Februari 1951. Lokasi bioskop ini sekarang telah digantikan oleh bangunan CIMB Niaga, Jalan Tidar (Shopping Center) ..

Song Of India

Poster film Song of India
Sumber : Song of India

8. Bioskop Bayeman

Saya masih sempat menyaksikan keberadaan bioskop ini, walaupun tidak sekalipun pernah masuk ke dalamnya. Informasi film yang diputar, dikabarkan lewat radio. Lokasi Bioskop Bayeman ini ada di Jalan Tentara Pelajar, kalau tidak salah sekarang sudah menjadi Gereja ..

9. Magelang Theatre dan Tidar Theatre

Magelang Theatre dan Tidar Theatre adalah 2 bioskop yang sanggup bertahan hingga kini, ketika gempuran bisnis hiburan layar lebar semakin menjadi-jadi. Bahkan, akhir-akhir ini, Magelang Theatre cukup rajin mengikuti jadwal film-film baru, meskipun pemutaran berjeda agak lama dari pemutaran di kota-kota besar. Sementara Tidar Theatre terpaksa memberhentikan operasinya sejak tanggal 1 Juli 2011, karena kerusakan proyektor.

Bangunan kedua bioskop ini dulunya adalah Hotel Loze, yang berdiri pada tahun 1840 dan merupakan hotel mewah yang ada di Kota Magelang pada masa itu. Kemudian sempat berganti fungsi menjadi Taman Hiburan Rakyat, hingga akhirnya pada tahun 1970an, di bawah pemerintahan Walikota Magelang Moch. Soebroto, bangunan ini diubah menjadi 2 bioskop utama Kota Magelang.

Dan seperti yang telah saya sampaikan di awal tulisan, tanggal 11 November 2011 nanti akan menjadi sejarah baru bagi Magelang Theatre. Sejarah yang tidak terlalu menyenangkan, karena satu-satunya bioskop yang tersisa di Kota Magelang itu pun akhirnya harus gulung layar. Entah akan dijadikan apa bangunan tua yang cukup melegenda di sepanjang riwayat Kota Magelang itu. Mungkin memang benar, awal tahun 2012 nanti akan masuk Cinema 21 di Armada Town Square, tapi bagi beberapa pihak, keberadaan MT dan TT tetap tidak akan tergantikan ..

mgltiter

Magelang Theatre dan Tidar Theatre
Sumber : Hidup Adalah Perjuangan – MT

Demikian, semoga untuk selanjutnya bangunan-bangunan tua di Kota Magelang tidak ada yang terdegradasi dengan alasan pembangunan dan modernisasi. Bagaimanapun ‘mereka’ lah saksi bertumbuhnya Kota Magelang tercinta .. πŸ˜‰

Oh ya, sekali lagi, terima kasih Pak Hamid Anwar, telah mengizinkan saya mereferensi tulisannya, menjadi bahan tulisan ini ..

11 thoughts on “Bioskop di Magelang, Riwayatmu Dulu ..

  • October 19, 2011 at 11:29
    Permalink

    mbak, numpang blog walking.
    suka deh sama tulisan-tulisannya mbak, inspiring. hehe…. πŸ˜€
    btw, aku juga dari magelang. hehehe…. πŸ˜€

    Reply
  • October 19, 2011 at 11:37
    Permalink

    @ ratri : Ahaiii .. Makasih ya, Ratri, udah mau berkunjung ke ‘rumah’ ku .. Nanti aku blogwalking balik yaaa .. Salam kenal .. πŸ˜‰

    Reply
  • October 19, 2011 at 20:11
    Permalink

    Wah, keren mba ulasannya.. Dan foto foto pendukung nya juga bagus, terutama poster Jimmy and Sally yang ada tulisannya Al Hambra theater…

    Reply
    • October 19, 2011 at 22:00
      Permalink

      Matur suwun, Mas .. Iya, itu kemaren hasil gugling2 kesana kemari, alhamdulillah dapet keterangan lebih banyak dari beberapa blog .. πŸ˜‰

      Semangat nulis yaaa ..

      Reply
    • March 21, 2017 at 12:31
      Permalink

      Setuju mas….. keren ulasannya….. dadi ngerti lika likune Magelang….. salam kenal Mbak Noer

      Reply
  • October 20, 2011 at 09:12
    Permalink

    Lahh, mau tutup mBakk..???

    Itu bioskop kenanganku juga lhoo….

    Kalo inget bioskop itu aku bakalan inget beberapa tahun lalu sempat jalan kaki dari rumahe Mbah Uti di Malangan (sebelah barat Radio GKL) menuju Karanggading, arah utara, melewati exs shopping, terus jalan pemuda n berujung di Kauman n alun-alun…

    hemmm…

    Reply
  • October 20, 2011 at 09:58
    Permalink

    @ maztrie : Hu um, tutup tanggal 11 November 2011 sesuk owk, Mas .. :(

    Reply
  • October 21, 2011 at 06:20
    Permalink

    Iya, ini lagi menggodog semangat menulis laporan tour solo πŸ˜€ ditunggu lah yaaa

    Reply
  • March 6, 2013 at 07:14
    Permalink

    mantab sekali tulisannya mbak, saya lahir di magelang, saya besar di magelang tapi saya bekerja di sulawesi. Tulisan mbak ini membuat saya semakin rindu akan kota dan kampung halaman saya mbak. Thanks’s a lot. Ditunggu posting2an yang lainnya,,,,

    Reply

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: