The Exotic Batu Caves ..

.. tulisan ini adalah seri kedua
dari rangkaian catatan perjalanan saya di Malaysia, 13 – 18 Mei 2012
..

Hari kedua ..

Rencana bertolak dari penginapan pukul 7.30 pagi akhirnya harus molor sekitar 30 menit. Bangun kesiangan dong deh. Hahaha .. Tujuan hari ini adalah mengunjungi Batu Caves dan sekedar getting around Kuala Lumpur ..

IMG_8412

Saya dan Mas Bojo sarapan di penginapan, setelahnya kami bertolak menuju KL Sentral, via KL Monorail dari station Bukit Bintang (2,1 MYR per orang). Cara cepat untuk mencapai Batu Caves, yang berada di Distrik Gombak, berjarak kurang lebih 13 Km sebelah Utara pusat kota Kuala Lumpur adalah via KTM Komuter Line KL Sentral – Batu Caves (1 MYR per orang). Sebenarnya konsep KTM Komuter itu tidak berbeda dengan yang dicoba diterapkan di Indonesia, tapi lagi-lagi Malaysia harus unggul dengan kepastian waktu, kebersihan dan kualitas kereta yang yahud. Perjalanan menuju Batu Caves, kami tempuh kurang dari 1 jam ..

IMG_8446_2

Kami turun di station terakhir, yaitu station Batu Caves. Dari sini, tidak harus jauh berjalan untuk sampai ke tempat peribadatan Umat Hindu, yang berupa kuil-kuil di dalam gua kapur ini. Begitu melewati pintu gerbang samping, saya mendapati sebuah patung Hanoman berwarna hijau setinggi kurang lebih 50 kaki. Sama seperti yang kita pahami di Indonesia, Hanoman dalam versi Malaysia pun merupakan sosok heroik dalam kisah pewayangan Ramayana. Tidak jauh dari tempat Sang Kera berdiri, terdapat sebuah kuil berkubah emas, banyak umat yang memanfaatkan pagi mereka untuk berdoa disana. Selanjutnya ada Galeri Seni Batu Caves dan Valluvar Kottam, yaitu monumen Suku Tamil, monumen tersebut dikelilingi kolam ikan yang lumayan menyejukkan panasnya Distrik Gombak ..

IMG_8415

Nah, di pelataran utama gua, saya takjub melihat patung Dewa Murugan berdiri kokoh setinggi 42,7 Meter dan bersepuh emas. Dewa ini adalah junjungan Suku Tamil di India, dia digambarkan menguasai senjata bernama Spear of Wisdom dan berkendaraan burung merak. Di belakang patung Dewa Murugan terpampang 272 anak tangga menuju kuil-kuil yang berada di dalam gua kapur. Hmm, sepertinya cukup melelahkan untuk naik ke puncak anak tangga, tapi sayang ya kalau hanya ngowoh di bawah. Akhirnya saya dan Mas Bojo memutuskan untuk menaiki satu demi satu anak tangga. Eh, ternyata ngga seberat yang saya sangka kok ..

IMG_8422

Oh ya, sepanjang pendakian menuju puncak anak tangga, saya menjumpai beberapa kera liar. Jangan khawatir, mereka tidak senakal saudara-saudaranya yang hidup di Uluwatu, Bali. Hehehe ..

page1

Sampai di dalam gua kapur, saya agak mengernyit, ternyata kotor euy, banyak genangan air ngga jelas. Bau kotoran kelelewar pun lumayan menyengat. Terlepas dari itu, beberapa kuil dan relief tersebar indah di dalam dinding gua kapur. Colorfull ! Di pintu gua, terdapat beberapa penjual souvenir, makanan dan minuman, meskipun harga yang dibandrol agak mahal ..

Informasi lain yang sempat saya browse tentang Batu Caves adalah Festival Thaipusam, yang diselenggarakan tahunan oleh Umat Hindu. Festival ini adalah momen bagi penganut Hindu untuk melakukan ziarah dan pemujaan bagi Dewa Murugan. Prosesi dimulai sejak dini hari dari Kuil Sri Mahamariamman, yang terletak di bilangan Chinatown, Kuala Lumpur, menuju ke Batu Caves. Umat Hindu yang mengikuti prosesi ini membawa wadah berisi susu sebagai persembahan bagi Dewa Murugan. Festival ini tidak hanya diikuti oleh Umat Hindu Malaysia, tapi juga Umat Hindu yang berasal dari negara-negara tetangga ..

Oke, setelah puas menikmati keindahan Batu Caves, saya dan Mas Bojo kembali ke station Batu Caves, menunggu KTM Komuter Line jurusan KL Sentral (2 MYR per orang). Dari terminal pusat Bandarraya itulah, kami akan mengeksekusi rencana getting around Kuala Lumpur via KL HOHO, stoping point No. 11 ..

Ingin tahu bagaimana serunya saya dan Mas Bojo nyasar di Kuala Lumpur ? Ada di tulisan berikutnya, sabar yaaa .. 😉

***

9 thoughts on “The Exotic Batu Caves ..

  • July 10, 2012 at 11:57
    Permalink

    hasil jepretannya keren2 euy…

    Reply
  • July 10, 2012 at 16:29
    Permalink

    @ mas alen : Wahhh, kalo tentang jepretan, jelas boong nih. Secara jepretan pemula gini owk, kalah to ya, sama Mas Alen .. Hehehehe .. 😉

    Reply
  • August 20, 2013 at 16:10
    Permalink

    misi.. numpang tanya yahh…

    itu kalo dari bukit bintang ke station bukit bintang dl ya ambil arah ke KL SENTRAL lalu turun dan berganti ke KTM KOMUTER LINE KL SENTRAL-BATU CAVES ya???

    itu komuter line nya jauh ga ya? langsung nyampe gitu? dari turun KTM KOMUTER LINE ini bisa langsung kliatan Batu Caves nya?

    kalo baliknya lewat KTM KOMUTER LINE jurusan KL SENTRAL lagi ya?

    MAKASIH

    Reply
  • August 21, 2013 at 20:26
    Permalink

    @ lili : Jawaban dari semua pertanyaan yang Anda tanyakan ada di tulisan saya di atas. Mohon dibaca keseluruhan dulu sebelum bertanya ya. Terima kasih sudah berkunjung .. 😉

    Reply
  • September 15, 2014 at 19:45
    Permalink

    @ chan : Klenger plus rada keweden diuber monyet, Chan .. 😉

    Reply
  • June 24, 2015 at 05:44
    Permalink

    Waktu kesana nggak naik kereta, dan sudah lama banget. Aku yang kudet nggak ngeh kalau bisa naik kereta ke sana tahun 2009-an. Patung yang hijau itu juga dulu kayaknya gak ada.
    Lihat foto2 di sini, jadi kangen tempat ini. Fotonya bagus euy…

    Reply
    • June 28, 2015 at 13:48
      Permalink

      Saya yang baru 2012 kesananya aja, sekarang udah kangen sama KL, Mba. Hihi. Ya walaupun kotanya ruwet, ngga jauh-jauh dari Jakarta, tapi tetep aja kangen pengin ngerasain atmosfernya lagi. Terima kasih sudah berkunjung, Mba Donna .. 😀

      Reply

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: