[Highlight] 11 Facts About Vietnam ..

48euforia keramaian pusat Kota Hanoi

44cantik mistisnya Ha Long Bay

Setelah menyimak catatan perjalanannya, let’s see fakta-fakta yang akan kita jumpai ketika berada di Hanoi dan Ha Long Bay, Vietnam :

1. Blackberry ngga populer di Vietnam, bahkan ketika saya menanyakan tentang Blackberry Internet Service ke penjaga booth selular di emperan No Bai International Airport, dia terlihat bingung. Akhirnya Duc, local guide kami, menjelaskan bahwa Blackberry tidak lazim digunakan di negaranya ..

Oke, siap-siap ngga bisa update status BBM selama di Vietnam ya .. 😉

2. Jangan khawatir ngga bisa eksis selama di Vietnam, karena meskipun BBM-an tidak aktif, kualitas paket data yang ditawarkan oleh provider lokal sungguh cetar membahana. Jangankan di kota, lha wong di tengah laut, di pulau-pulau terpencil, di antara batuan karst, sinyal HSDPA-nya full dan kecepatannya masya Allah kenceng pol !

Waktu itu, saya menggunakan SIM card VinaPhone, beli di emperan No Bai International Airport, harganya 100K VND ..

3. Tips tukar uang IDR ke VND !

Di Semarang, VND jarang tersedia di money changer, jadi saya menukar IDR saya ke USD terlebih dahulu. Saat di Changi, saya menukar separuh USD saya ke VND, 50 USD dihargai sekitar 800K VND. Untung tidak seluruh USD saya tukar jadi VND di Changi, karena ternyata di emperan No Bai International Airport, 50 USD dihargai lebih dari 1.000K VND. Nyesek banget ! Bedanya jauh sekali, Brur .. Huhuhuhu .. :(

Jadi, bawa USD mu sampai pesawat landing di Negeri Uncle Ho dan tukarkan disana. Lebih murah ..

4. Kalaupun kehabisan VND, jangan khawatir, Vietnam adalah negara yang sangat toleran menerima mata uang asing. Serius ! Mulai dari USD, MYR, bahkan IDR. Beberapa kali saya menjumpai penjual souvenir yang menawarkan dagangannya dalam IDR, karena dia mengetahui bahwa saya dan teman-teman JK adalah orang Indonesia. Pun, saat berbelanja di Old Quarter Market, penjaga kios oleh-oleh menyebutkan harga dalam MYR, karena saya dikira orang Malaysia ..

Cukup fleksibel ya ? Cuma ya harus hati-hati, jangan sampai harga yang ditawarkan kemahalan ..

5. Tidak seperti Malaysia & Singapore, Vietnam menggunakan jenis colokan listrik yang sama dengan Indonesia. Jadi kalau tujuan jalan-jalanmu hanya ke Vietnam, tidak perlu repot bawa colokan internasional ya ..

6. Vietnam menganut posisi kemudi di sebelah kiri. Perubahan ini membuat saya agak lieur ketika berada di jalanan. Ditambah lagi kondisi lalu lintas yang super ruwet dan hobi aneh masyarakat Vietnam, yaitu membunyikan klakson hampir setiap saat. Macet, orang-orang ugal-ugalan di jalanan dan berisik suara klakson, perpaduan sempurna yang membuat saya putus asa di jalanan Vietnam ..

7. Tidak banyak orang Vietnam yang bisa dan mengerti Bahasa Inggris, bahkan petugas hotel pun Bahasa Inggrisnya nunak nunuk. Kondisi ini diperparah dengan ketidakramahan mereka saat ditanya tentang arah atau jalan. Jadi, misal ingin tanya arah atau jalan, carilah gambar landmark tempat yang akan dituju, lalu tunjukkan pada mereka. Jika beruntung mendapatkan orang yang sedikit ramah dan baik hati, kalian akan mendapatkan jawaban berupa tunjukan tangan dan bahasa ah uh ah uh .. 😉

Cara ini berlaku juga ketika kalian naik taksi ya, karena tidak banyak sopir taksi yang bisa dan mengerti Bahasa Inggris ..

8. Musim terbaik untuk mengunjungi Ha Long Bay adalah Bulan November hingga Maret, karena pada masa itu Vietnam sudah memasuki winter session. Suhu akan berkisar mulai 10˚C hingga 15˚C, cukup dingin, namun pada kondisi cuaca seperti inilah pemandangan spektakuler terkuaknya kabut tipis di sela-sela batuan karst dapat dengan mudah dijumpai. Saat kunjungan saya kemarin, musim dingin baru muntub-muntub, belum maksimal, jadi misty efect di Ha Long Bay tidak saya temui ..

9. Di Ha Long Bay, ada sekitar 700-an kapal pesiar yang beroperasi. Pada saat peak season, sangat mungkin seluruh cruise itu keluar kandang dan terapung-apung di Laut Cina Selatan itu. Nah, saking banyaknya, kita harus hati-hati memilih cruise operator, karena banyak sekali yang abal-abal. Yang saya dengar dari Mba Eva, tour leader JK kami kemarin, banyak turis yang dijanjikan Living On Board di sebuah kapal pesiar mewah, sudah dikirimi gambar, diberikan detail itinerary dan sebagainya. Tiba saat hari eksekusi, cruise operator-nya ngga muncul, kapal yang dijanjikan dibilang rusak, lalu diganti kapal lain yang lebih jelek, bahkan yang parah, turis dibohongi bahwa Ha Long Bay diserang badai, jadi seluruh pelayaran dibatalkan .. Hedeh !

Jadi hati-hati yaaa .. Pastikan cruise operator yang kalian pilih recommended, bisa dilihat dari review pengunjung Ha Long Bay sebelumnya. Okaaayyy ..

10. Rupanya, imigrasi Vietnam ingin tampil beda ! Caranya ? Ngecap paspornya di halaman paling belakang ! Serius, dari sekitar 10 orang rombongan JK yang antri imigrasinya berturutan dengan saya, cap paspornya di halaman paling belakang semua. Tidak jelas sih apa tujuannya. Hihihi, unik yaaa .. 😉

11. Kuliner di Vietnam ? Hmm, saya tidak terlalu banyak mengeksplorasi makanan di Hanoi, karena banyak menggunakan bahan makanan yang tidak boleh saya konsumsi. Yang sangat khas sih ya Pho, semacam mie ramen, namun penampangnya lebih kecil dan teksturnya lebih lembut. Kata teman-teman yang mencoba, rasanya cukup enak. Monggo yang mau mencoba ..

Sementara di Ha Long Bay, karena barengan rombongan JK, makanan di kapal bisa disesuaikan dengan keinginan kita. Halal cuisine, Alhamdulillah. Nah, disini saya tahu bahwa Vietnam mengandalkan citarasa khas yang diperoleh dari Daun Ketumbar. Awalnya sih, tak ada masalah, namun lama-lama kok aroma herb itu agak menganggu ya, akhirnya kami request porsi Daun Ketumbar dikurangi. Hehehe .. 😉

Sementara itu dulu informasi tentang Vietnam yang bisa saya bagi. Nanti, kalau ada ingatan yang tiba-tiba muncul di kepala, buru-buru saya tambahkan ke dalam tulisan ini deh. Semoga membantu yaaa ..

Have fun !

***

7 thoughts on “[Highlight] 11 Facts About Vietnam ..

  • January 10, 2013 at 11:07
    Permalink

    Dan kata On The Spot nya Tv swasta itu, bahasa resmi ke 2 disana itu bahasa indonesia

    Reply
  • January 10, 2013 at 13:19
    Permalink

    @ cumi MzToro : Uhm, selama disana ngga denger orang-orang bicara pake Bahasa Indonesia sih, Om. Tapi mungkin juga ya, siapa tau Bahasa Indonesia jadi kurikulum pelajaran bocah2 disana .. 😉

    Reply
  • January 16, 2013 at 22:31
    Permalink

    Noted mbak! Doakan kami lancar jaya ya next week. Huehehehe..

    Reply
  • January 29, 2013 at 21:51
    Permalink

    Siapa bilang bb tdk bisa di gunakan di vietnam,saya org indonesia yg bekerja di sini dan selalu uptodate,dan selalu tdk kehilangan komunikasi dng bbm,di vietnam kalian bisa menggunakan provider viettel,cukup mengisi 100VND buat sebulan,kita sdh bisa menikmati bbm,email dan bisa browser internet

    Reply
  • January 29, 2013 at 22:16
    Permalink

    @ yatie salim : Wah informasi yang sangat berguna. Terima kasih, Mba Yatie Salim ..

    Paling tidak itu yang dikatakan penjaga counter ponsel dan local guide saya saat itu. Jadi Viettel ya, Mba ? Oke noted ! Sangat membantu teman2 yang akan melipir ke Vietnam ..

    Thanks a bunch .. 😉

    Reply

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: