Mengakrabi Kaleng Djadoel ..

kaleng 3_2

Minggu, 6 Januari 2013 ..

Hari terbilang masih cukup dini ketika saya meng-scrolldown timeline Twitter saya dan menemukan informasi mengenai penyelenggaraan Pameran Kaleng Djadoel di Kawasan Kota Lama, Semarang. Penyebar informasi itu adalah @BlusukanSMG *yang sekarang telah berganti nama menjadi @LopenSMG*, akun pecinta sejarah Kota Atlas ini ..

Saya agak penasaran, apa saja yang akan digelar di Pameran Kaleng Djadoel. Karena kebetulan akhir pekan itu saya tidak memiliki jadwal klayapan kemana-mana, jadilah langsung berniat meluncur ke Kawasan Kota Lama, Semarang. Berdasarkan informasi, pameran akan dimulai pada pukul 09.00 hingga 17.00. Hanya sehari. Pun gratis. Uhuy !

kaleng 2_2

Saya merapat di Kawasan Kota Lama sekitar jelang pukul 10.00 ..

Pameran Kaleng Djadoel ini diselenggarakan oleh Komunitas OASE Semarang atau Oude Stad Art and Culture. Keunikan pameran ini, selain materi pamerannya, adalah pilihan tempat pagelaran, yaitu menempati teras toko barang antik Semarang Contemporary Art Shop dan Siwil Art. Keduanya berada di Jl. Letjen Suprapto, Kawasan Kota Lama, Semarang, yang tepat berhadapan dengan Gedung H. Spiegel dan Gedung Marba ..

kaleng 1_2

Kaleng, berbahan dasar lembaran logam tipis dan biasa digunakan sebagai pengemas makanan, minuman atau produk lain. Penemunya adalah seorang pembuat kue berkewarganegaraan Perancis, Nicolas Appert, pada akhir abad 18. Sementara kaleng tipis ditemukan oleh Peter Durant, seorang Inggris, pada awal abad 19 ..

Sekilas, kaleng merupakan benda sepele dan keberadaannya sering diabaikan. Namun siapa sangka, lewat kaleng-kaleng inilah kita bisa bernostalgia menyeberangi waktu, bahkan jaman. Aneka barang bermaterial kaleng djadoel beraneka warna, meski tampak dihiasi karat, tertata rapi di salah satu sudut Kawasan Kota Lama, Semarang. Mulai dari peralatan rumah tangga : piring seng, cangkir dan teko blirik, rantang kaleng; mainan djadoel : monyet drumband, pesawat-pesawatan, mobil-mobilan; aneka kemasan produk : rokok, oli, botolĀ lemonade, minyak rambut ..

kaleng 4_2

kaleng 5_2

Semuanya djadoel. Semuanya unik. Semuanya sudah sulit ditemui di masa kini ..

Saya dan puluhan orang pun lebur dalam pagelaran sederhana ala Pameran Kaleng Djadoel. Nostalgia, saat melihat mainan-mainan lawas, mendapat pengetahuan baru, saat melihat kemasan-kemasan produk lama. Hmm, sangat menarik ..

Saya pribadi berharap penggiat sejarah di Kota Semarang semakin sering mengadakan acara-acara semacam ini. Ternyata berwisata sejarah itu menyenangkan : dekat, mudah, murah dan bermanfaat .. šŸ˜‰

***

7 thoughts on “Mengakrabi Kaleng Djadoel ..

  • January 29, 2013 at 12:49
    Permalink

    @ cumi MzToro : Yes ! Wiken ini giliran Pameran Kertas Djadoel, Mas .. Mau gabung melipir ke Semarang ? šŸ˜‰

    Reply
  • January 30, 2013 at 19:55
    Permalink

    @ sapar : Sini gih, Par, selanjutnya ada Pameran Kertas Djadoel nih. Penasaran kaya apa itu barang2 yang ditampilkan .. šŸ˜‰

    Reply
  • January 31, 2013 at 20:43
    Permalink

    @ hassan hans : Sama, ternyata mengakrabi sejarah dan masa lalu itu cukup menyenangkan, asal bukan mengenang mantan aja sih yaaa .. Hahaha .. šŸ˜‰

    Reply

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: