Candi Ngawen, Si Mungil Pembawa Pesan Toleransi ..

Candi Ngawen merupakan salah satu cerita yang tersisa dari simply trip yang saya lakukan di medio April 2013 lalu. Tidak jauh, hanya melipir sedikit dari kampung halaman saya : Kabupaten Magelang ..

IMG_0870

Ia memang tidak seterkenal Borobudur, Mendut, bahkan Pawon ..

Padahal letaknya tidak terlalu jauh dari ketiga candi tersebut. Sesuai namanya, Candi Ngawen terletak di Dusun Ngawen, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Lokasinya pun sangat mudah dijangkau, hanya sekitar 3 km dari Pasar Muntilan, ke arah Selatan. Kalau bingung pun, jangan khawatir, tanya warga setempat saja ..

Candi Ngawen terletak di tengah suasana pedesaan yang masih sangat asri. Ia terlihat kontras dengan warna batu hitamnya, di antara hamparan sawah menghijau dan tetaman yang sengaja disusun sedemikian rupa oleh pengelola. Hmm ..

IMG_0886

Candi Ngawen merupakan kompleks situs yang terdiri dari 5 bangunan berderet. Dua diantaranya adalah candi induk atau candi utama, yang didampingi oleh 3 candi pengapit. Dari kelimanya, hanya candi keempat yang masih terlihat utuh strukturnya. Sisanya, tinggal reruntuhan, menunggu proses pemugaran ..

IMG_0895

Sekilas melihat, saya menyangka Candi Ngawen merupakan bangunan suci Umat Hindu, mengingat strukturnya yang meruncing. Lalu, saya agak ragu, ketika memperhatikan undakan yang dimiliki oleh setiap candi. Itu ciri khas bangunan suci Umat Budha ..

Lewat beberapa referensi, saya dapatkan info bahwa Candi Ngawen memang unik : candi Budha yang mengadopsi gaya candi Hindu. Toleransi yang sempurna !

Info tersebut masuk akal, karena menurut catatan-catatan purbakala, Candi Ngawen dipercaya dibangun sekitar abad 8, pada masa Dinasti Syailendra (Budha) dan Dinasti Rakaipikatan (Hindu). Berdasarkan hal tersebut, tidak berlebihan jika Candi Ngawen disebut sebagai Candi Peralihan ..

page1

Ciri khas Candi Ngawen yang lain adalah adanya patung singa di setiap sudut kelima candinya. Selain bermakna sebagai penjaga, patung-patung singa tersebut berfungsi juga sebagai semacam talang air bagi masing-masing candi. Sementara relief yang masih terukir jelas di dinding candi, konon, menceritakan tentang Kinara-Kinari atau Sang Penghibur Dewa Dewi di khayangan, Kalamakara atau Dewa Waktu dan wujud Dhyani Budha Ratnasambhawa ..

Wujud Dhyani Budha Ratnasambhawa merupakan penjelmaan Sang Budha yang mengambil sikap tangan Wara Mudra. Hal ini memiliki makna bahwa Budha selalu memberi anugerah dan berkah ..

Selain ditorehkan dalam ukiran di batu sebagai relief, Dhyani Budha Ratnasambhawa juga dapat ditemui dalam bentuk arca di salah satu candi, meski telah tanpa kepala ..

IMG_0874

Untuk masuk ke kompleks Candi Ngawen, tidak dikenakan biaya. Pengunjung hanya cukup mengisi buku tamu dan memberikan donasi seikhlasnya. Kondisi lingkungan candi sangat terawat, bersih dan minim vandalisme. Alhamdulillah .. Hanya satu yang saya sayangkan, tidak ada guiding dari pihak pengelola, brosur mengenai sejarah candi pun nihil. Hmm, keping sejarahnya semakin terabaikan dong .. :(

***

7 thoughts on “Candi Ngawen, Si Mungil Pembawa Pesan Toleransi ..

  • May 23, 2013 at 23:04
    Permalink

    Problem klasik tempat2 kayak gini informasi dan brosur miniim :)

    Reply
  • May 28, 2013 at 10:42
    Permalink

    @ mba yusmei : Betul ! Tapi Candi Ngawen masih rada mending lah, lingkungan sekitarnya tertata dan bebas vandalisme. Alhamdulillah .. šŸ˜‰

    Reply
  • June 4, 2013 at 18:23
    Permalink

    baru mau posting ttg Ngawen juga, yaudah aku buat bulan depan dulu.

    Eh mbak, yen dipikirĀ², Magelang kalo benarĀ² dikelola bisa kaya Siem Reap ya, kan buanyak candiĀ² yg belum tereksplorasi dg baik.

    Reply
  • June 4, 2013 at 18:41
    Permalink

    udah mengupas candi Retno (pucang – Magelang) belum mbak ???

    iku candi modern, udah pakai bata merah

    Reply
  • June 5, 2013 at 14:51
    Permalink

    @ fahmi : Betul, masih banyak candi yang belom dikenal, bahkan dieksplor dengan baik. Candi Ngawen termasuk yang beruntung, walopun belom terlalu terkenal, tapi tertata. Lha yang lain ?! Haduuuhhh ..

    @ ryan : Belom, Ryan, semoga segera bisa kesana. Ancer2nya apa ya ? šŸ˜‰

    Reply

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: