Mampir ke Rumah Teh Ndoro Donker ..

* bukan promosi berbayar *

IMG_1137

Sebetulnya, cemal-cemil di Rumah Teh Ndoro Donker tidak masuk dalam agenda simple weekend gateaway kami ke Solo Raya, awal Mei lalu. Salahkan Mba Yusmei yang mendadak menyebut nama tempat makan yang unik di tengah perkebunan teh Kemuning, di tengah perjalanan kami dari Candi Cetho menuju Candi Sukuh ..

IMG_1129

Rumah Teh Ndoro Donker ini menempati sebuah rumah bergaya klasik, nan sederhana di tengah hamparan pohon teh di Jalan Afdeling Kemuning No. 18, Ngargoyoso, Kab. Karanganyar. Hawa dingin, pemandangan luar biasa menenangkan dan secangkir teh panas, hmm, perpaduan yang tidak perlu diragukan kesempurnaannya, bukan ?

Sedikit tentang sejarah Sang Ndoro, yang namanya diabadikan dalam rumah teh ini ..

Donker adalah seorang ahli tanaman berkebangsaan Belanda, yang pernah tinggal di Desa Kemuning dan mengembangkan perkebunan disini. Alih-alih tinggal di rumah dinas, Beliau memilih bermukim di desa, berbaur dengan masyarakat lokal dan berbagi ilmu tanaman. Ternyata dengan sikap membuminya ini, membuat Donker sangat dihormati dan dicintai, hingga dipanggil dengan sebutan Ndoro atau Tuan dalam bahasa Jawa ..

Ndoro Donker memutuskan untuk tidak kembali ke negerinya, Beliau mengabdikan ilmu dan hidupnya untuk Kemuning hingga wafat. Sejak saat itulah, Desa Kemuning sering disebut pula sebagai daerah nDongkeran ..

Saat masuk ruangan utama, saya, Mba Yusmei, Almira dan Indra disambut hangat, baik olehpersonel yang siap melayani, maupun oleh atmosfer rumah teh yang benar-benar kondusif untuk leyeh-leyeh. Kami memilih untuk duduk di area outdoor, tepat di sisi pohon-pohon teh yang pucuk daunnya menggoda untuk dipetik ..

IMG_1130

Menu andalan Rumah Teh Ndoro Donker, tentu saja, tidak jauh-jauh dari aneka jenis teh. Pilihannya antara lain, Kemuning Green Tea, Donker Black Tea, Earl Grey, Camomile, Lady Grey, Mint Tea dan lain-lain. Teh-teh tersebut disajikan dalam cangkir atau teko. Harga per cangkir 6K IDR dan harga per teko bervariasi antara 15K – 25K IDR. Sementara, untuk menu makanannya ada Nasi Goreng, Kare Ayam, Iga Bakar dan aneka macam cemilan, seperti Mendoan, Pisang Panggang atau Ubi Mentega. Yummy ..

Lucky me, di tengah-tengah menikmati sajian yang kami pesan, rombongan ibu-ibu pemetik teh memasuki areal kebun. Ternyata pagi menjelang tengah hari adalah waktu bagi mereka memulai pemetikan pucuk daun teh. Saya sempat bergabung dengan para pejuang kebun tersebut, memperhatikan kelincahan tangan-tangan mereka memetik dan memindahkan hasil petikan ke keranjang. Menurut celoteh lugu mereka, saya tahu bahwa jam kerja petik teh ini dilakoni tiap hari, dari pagi hingga ba’da Ashar ..

IMG_1132

Hmm, secangkir Earl Grey, semangkok Kare Ayam, beberapa potong Mendoan dan pemandangan perkebunan teh Kemuning sukses memanjakan seluruh indera saya, siang itu ..

Dolan ke Solo ?! Sempatkan melipir ke Kab. Karanganyar, banyak hal menarik yang siap dieksplorasi disana. Rumah Teh Ndoro Donker adalah salah satunya .. 😉

***

10 thoughts on “Mampir ke Rumah Teh Ndoro Donker ..

  • July 1, 2013 at 22:14
    Permalink

    *Mbrebes mili karo gelendotan nang wit teh*

    Tempatnya menarik & menyenangkan sekali Zah. Peh, aku nontoki foto2mu trus moco keterangane dadi pengen ngglundung nang RumahTeh Ndoro Donker.

    Sama sepertimu, tanpa perlu dibayar kayaknya aku pun ikhlas kok nulis reviewnya. Semacam pengalaman yang diberikan disana luar biasa

    Reply
  • July 2, 2013 at 10:45
    Permalink

    pdhl uda sampe kemuning tp dulu g tau tempat ini
    ya maklumlah aku kn g eksis dulu ya
    hahahaa

    Reply
  • July 2, 2013 at 18:31
    Permalink

    @ mba dian : Ahahaha, untung aku ngga ngepost foto makanan2nya yo, Mba, bisa nangis darah dirimu .. 😉

    @ sapar : Coba lah mbalik ke Kemuning, Par, pas mudik gitu. Ngga ada kemungkinan terjebak nostalgia disana kan ?! *macak Raisa*

    Reply
  • July 2, 2013 at 23:41
    Permalink

    Pesen camomile 1 teko ya mbak.. Antar ke KPP 101 :p

    Reply
  • July 3, 2013 at 07:40
    Permalink

    kalau jalan ke Solo , pasti aku akan oprek2 blog ini deh…
    jadi pengen jalan lagi ke Solo, thanks ya

    Reply
  • July 3, 2013 at 20:01
    Permalink

    @ bee : Hahahaha, sampe KPP 101 tumplek kabeh, Bee .. 😉

    @ eda monda : Siaapp ! Kalo ke Solo dan sekitarnya kabar2 yaaa, siapa tau bisa gabung, kopdaran deh kitaaa ..

    @ pagitta : Yuk mariii .. Btw, di komen kemaren ngga ngenalin kalo Pagitta sama dengan p49it, makanya ngajakin kenalan lagi .. Hehehe .. 😉

    Reply
  • July 18, 2013 at 09:19
    Permalink

    Matur Sembah nuwun buat mbah Noerazhka udah mau suka rela nulis artikel rumah teh kami dan share sama temen-temen. Kami gak bisa bales apa-apa kecuali rasa terima kasih kami yang tak henti-hentinya, daan kami akan selalu menunggu mbak Noerazhka kembali ke Kemuning. Salam Sruput, atas nama Rumah Teh Ndoro Donker.

    Reply
  • July 19, 2013 at 18:17
    Permalink

    @ mas joko : Wah, Mas Joko ini dari Rumah Teh Ndoro Donker ya ? Senangnya dikunjungi Njenengan .. 😉

    Semoga bisa segera balik ke Kemuning lagi, nyruput teh nikmat tepat di tengah-tengah perkebunannya. Subhanallah ..

    Reply

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: