Sensasi Jalan-jalan Bersama Penduduk Lokal ..

withlocals

Saat memulai ‘karier’ traveling, sekitar 10 tahun lalu, saya hampir selalu menempatkan diri sebagai pendatang di destinasi yang saya kunjungi. Melompat-lompat dari satu objek wisata ke objek wisata lainnya, hanya sekedar untuk menunjukkan bahwa saya pernah sampai disana, kemudian menuliskan cerita perjalanan dengan kata-kata yang begitu-begitu saja, seperti,

Indahnya hamparan pasir putih yang bertemu dengan air laut biru tosca di garis cakrawala ..“, atau,

Hijaunya pegunungan benar-benar merupakan lukisan Tuhan yang sempurna ..“.

Demikian pula untuk urusan perut, alih-alih mencicipi kulinari khas, saya lebih sering memanfaatkan sarapan dari penginapan, yang kalau tidak nasi goreng ya roti bakar, sementara untuk makan siang dan malam tak jarang malah junkfood-an. Deuh !

Semakin lama berjalan, saya merasa perjalanan saya dangkal. Iya, saya senang melihat banyak tempat baru, namun tidak ada kesan mendalam yang saya dapatkan. Perlahan-lahan saya belajar, sepertinya ada yang harus diubah dari kelakuan saya saat traveling ..

Apa ?

Berhenti berlaku sebagaisemata-mata pelancong .. 😉

Ya, rasanya sudah cukup saya berstatus sebagai pejalan yang hanya mau mengekplorasi keindahan suatu tempat saja. Saya belajar mengintenskan interaksi dengan orang-orang yang saya temui di sepanjang perjalanan, mencari tahu tentang hal-hal undercover dari destinasi yang saya kunjungi dan merasakan makanan-makanan tradisional yang ternyata memiliki citarasa slurpy ..

Pengalaman 2 hari 1 malam di Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Maret 2013 lalu adalah salah satu yang membuat saya mendapatkan kesan mendalam, karena intens membaurkan diri di dalamnya ..

Disana, saya menyantap Lontong Tuyuhan, salah satu resep legendaris Kabupaten Rembang. Potongan lontong dengan tingkat kekenyalan yang pas, dipadukan dengan kuah santan gurih, mirip opor, namun tidak terlalu kental dan potongan ati ayam. Yummy !

IMG_0783_2

Lasem juga memberi saya kesempatan untuk menyentuh kehidupan sepasang Oma Opa yang menempati sebuah rumah tua di bilangan Karangturi. Mereka berdua menempati rumah warisan berumur 150 tahun dalam kesederhanaan yang benar-benar nyata. Serius, waktu itu mata saya sempat berkaca-kaca mendengar seorang lelaki renta itu bercerita dengan lugu, sementara Sang Oma hanya berkali-kali menyunggingkan senyum tulusnya ..

page1

Menyaksikan kegiatan ala penduduk lokal pun saya lakukan saat di Lasem. Membatik, baik di atas selembar kain dan di permukaan sebatang rokok ..

Rokok ?! Ya, jangan heran, masyarakat Lasem gemar sekali melukis batang-batang rokoknya dengan ampas kopi. Kopi Lelet. Ada yang pernah dengar ?

Menyenangkan sekali melihat tangan-tangan kekar para lelaki setengah baya luwes mengukirkan ampas kopi di permukaan sebatang rokok. Konon, hal unik ini mereka lakukan untuk mengisi waktu luang ketika duduk-duduk di warung kopi. Perpaduan minum kopi, membatik dan nge-rokok, yang nyaris mustahil saya temukan di tempat lain ..

IMG_0741_2

Sangat fun, bukan ? Tidak berlebihan jika sekarang saya keranjingan berinteraksi dengan penduduk lokal di setiap perjalanan yang saya lakukan ..

Nah, beberapa waktu yang lalu, saya nyasar ke sebuah website yang ternyata menawarkan konsep traveling Withlocals. Whoaaa ! Antusias sekali saya menelusuri satu demi satu site map-nya. Dan satu hal penting yang saya tangkap dari situs tersebut adalah sebuah ruang positif bagi penduduk lokal untuk mengenalkan daerahnya, dengan cara mereka sendiri dan dengan harga yang mereka tentukan sendiri ..

Yups, ternyata Withlocals adalah wadah bagi pejalan yang berminat merasakan sensasi pengalaman ala penduduk lokal. Ada 3 segmen yang bisa dipilih oleh traveler di situs ini, yaitu :

Eat withlocalsTravelers akan merasakan nikmatnya menu khas suatu destinasi, yang dimasak di dapur penduduk lokal. Duh, menggoda sekali .. :9

Tours withlocals –  Di segmen ini, Travelers akan diajak melihat suatu tempat lewat mata penduduk lokal. Saya yakin sih, berjalan dengan seseorang yang lahir besar disana pasti akan lebih menantang, bahkan sangat mungkin akan menemukan hidden treasures yang tidak disebutkan di banyak buku panduan wisata. Wohooo !

Activities withlocals – Segmen ini juga, sepertinya, menyenangkan. Selain menjejakkan kaki di sebuah tempat baru, Travelers juga mendapat kesempatan untuk belajar hal baru. Membatik di atas permukaan sebatang rokok adalah salah satu contohnya ..

Apalagi yang menarik dari Withlocals ?

Nih, Withlocals tidak hanya memberi kesempatan bagi para pejalan untuk menjadi tamu, tapi juga menjadi tuan rumah ! Ya, tuan rumah bagi rekan pejalan lain, yang akan memandu mereka merasakan Eat withlocals, Tours withlocals atau Activities withlocals. Psstt, kesempatan nambah uang saku lho, Guys .. Hihihi .. 😉

Buruan gih, sign up, lalu pilih-pilih trip Withlocals mana yang akan kamu jadikan tujuan liburan selanjutnya. Kalau saya, sepertinya tertarik menjajal yang satu ini deh ..

Untitled

Atau mau langsung menawarkan diri jadi host ?! Wuihhh .. Sok atuuuhhh .. Kabar-kabar ya, siapa tahu saya berminat mampir .. 😉

***

6 thoughts on “Sensasi Jalan-jalan Bersama Penduduk Lokal ..

  • January 19, 2014 at 20:41
    Permalink

    Cemanalah kalo aku jadi host buat di Medan. Pasti gak jauh-jauh dari “Eat With Local”. Tinggal pilih tour yang “Agak Halal” atau “Halal Banget”.

    Reply
  • January 19, 2014 at 20:58
    Permalink

    @ kokoh : Gih, sign up jadi host, Koh .. Bikin lah tour Eat Withlocals yang agak halal, biar ada sensasi deg2annya .. *ditabok pak kyai*

    Reply
  • January 20, 2014 at 16:44
    Permalink

    Kalau aku mau jadi host withlocals di Banda Aceh piye yo? Aku kan bukan lokal sini.. Aku kan produk interlokal.. huhu..

    Reply
  • January 20, 2014 at 19:20
    Permalink

    @ bee : Mungkin gapapa, Bee, yang penting kegiatan yang ditawarkan mencerminkan ala penduduk lokal .. 😉

    Reply
  • February 9, 2014 at 13:43
    Permalink

    Withlocals Bisa dijadikan sebagai lidah penyambung untuk orang – orang yang segan berinteraksi dengan penduduk sekitar.

    Reply
  • February 15, 2014 at 20:51
    Permalink

    @ akbar : Iya, semoga terobosan baru dari Withlocals benar-benar bisa membaurkan orang lokal dengan pendatang .. 😉

    Reply

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: