Oyot Godhong Cabaret Show : Geliat Tak Biasa Diatas Mirota ..

Yogyakarta ..

Bagi saya, kota yang satu ini memang tidak pernah kehabisan akal untuk mengundang orang datang kepadanya. Selalu ada saja hal menarik, yang membuat manusia menyemut ke arahnya. Menyandang banyak sebutan, mulai dari Kota Budaya, Kota Pendidikan, Kota Wisata dan lain sebagainya, saya rasa tidak berlebihan. Yogyakarta memang mumpuni, meski tidak dipungkiri, gemerlap mall perlahan mulai menggusur spot attraction yang semula mengacu di seputaran kemegahan keraton, kesahajaan angkringan kopi joss atau kekhasan perak Kotagede ..

Awal tahun 2014 kemarin, saya, beserta beberapa sahabat, mencoba merasai eksotisme Yogyakarta dengan cara lain, yaitu menyaksikan Oyot GodhongΒ Cabaret Show ..

IMG_2979_2

Apa itu ?

Sebenarnya, saya pun belum lama mengetahui keberadaan pertunjukan yang *atas nama adat ketimuran* bagi beberapa orang dianggap ekstrem bahkan nyaris ‘haram’ untuk disaksikan ini. Bermula dari petunjuk dari sahabat, sebut saja Broody *hahahaha, berasa kriminal ga sih lu, Qy ?!*, saya, Mba Yusmei, Anti, Halim dan Mas Ariy pun sukses penasaran, kemudian memutuskan untuk menonton show tersebut ..

Oyot Godhong Cabaret Show adalah sebuah pertunjukan musikal yang digelar di dalam Restoran Oyot Godhong, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Mirota Batik Malioboro, secara rutin mingguan, tiap Jumat dan Sabtu pukul 7 malam. Tiket masuknya terbilang tidak mahal, hanya 30K IDR untuk kelas VIP dan 20K IDR bagi tempat duduk biasa. Just for your information, kami, saking niatnya bisa nonton dengan jelas, memilih duduk di kelas VIP dong .. πŸ˜‰

IMG_2943

Saat memasuki area Oyot Godhong, saya agak terkesima, penontonnya penuh euy! Panggung dengan luasan sekedarnya tersedia di sisi Utara, berlatar belakang dominan hitam dengan tata lampu berkesan futuristik. Pertunjukan kabaret ini mulai tepat waktu, dibuka dengan lenggak lenggok luwes 3 penari. Penampilan sangat perempuan, namun gurat-gurat otot di tangan tidak dapat menyembunyikan kenyataan bahwa mereka adalah pria. Sampai pada bagian ini, panggung masih jauh dari kehebohan. Masih anteng dan elegan ..

But, tadaaaaa ..

IMG_2962

ala Rihanna

Kejutan demi kejutan pun bertubi-tubi menyerang saya dan seluruh manusia yang menjebakkan diri duduk di meja-meja restoran. Satu demi satu penampakan selebriti, mulai dari Agnes Monica, Lady Gaga, Rihanna, Anggun, sampai Trio Macan, bermunculan di depan mata saya. Ala-ala tentunya, pemerannya adalah para lelaki yang macak perempuan, hingga mirip sekali dengan tokoh-tokoh terkenal yang dilakonkan. Tipikal Oyot Godhong Cabaret Show ini adalah lipsync show, jadi keseluruhan penampilan seleb jadi-jadian tersebut hanya mensinkronkan gerak mulut dan tingkah laku khas, sembari diiringi lagu Sang Seleb aslinya ..

IMG_2955

sangat Agnes Monica

Sepanjang pertunjukan, saya nyaris terus-terusan ngakak. Kemampuan talents untuk mengguncang panggung Oyot Godhong sangat total, hingga mengundang tawa siapapun yang menyaksikan. Kostum dan make-up yang mereka gunakan pun tidak sembarangan, goyangan-goyangan erotis pun sesekali menjadi bumbu yang membuat audience histeris. Hahaha ..

Selain ‘menyanyi’, beberapa diantaranya juga bertingkah lebay, mulai dari memanjat tiang-tiang restoran, menyambangi penonton atau jumpalitan tak karuan. Balkon tempat kami duduk pun sempat menjadi sasaran, namun beruntung, kami mendapatkan sebuah lolipop berbentuk love dari mereka .. πŸ˜‰

IMG_2974_2

KW supernya Anggun

Pertunjukan sepanjang 1,5 jam ini ditutup dengan dance yang dilakukan sangat energic oleh 5 pria dan sebuah closing performance oleh seluruh penampil. In my opinion, sangat menghibur ..

IMG_2971

Sebelum benar-benar meninggalkan Restoran Oyot Godhong, saya dan Mba Yusmei sempat berbincang dengan salah satu pelaku pertunjukan. Mamok, panggilannya. Dalam kesehariannya, Mamek berpenampilan pada umumnya laki-laki, tingkat pendidikannya tidak sembarangan, ia adalah sarjana lulusan Universitas Islam Indonesia. Pekerjaan Mamek pun sangat menjanjikan, memegang manajemen beberapa artis ibukota. Wow ! Ketika ditanya, kok mau tampil di Oyot Godhong Cabaret Show, jawabannya,

Aku ki Senen tekan Jumat mumet gaweyan, Mba, nek akhir pekan ngene pengin golek sing fresh. Manggung ngene iki marakke sirahku entheng .. “.

Mamok pun sempat bercerita singkat bahwa komunitas pria-pria muda di bawah naungan Pak Hamzah, pemilik Mirota, ini tidak semata menyerah pada stigma negatif yang dilekatkan orang. Mereka aktif berkegiatan sosial, semangat menyelesaikan pendidikan tinggi, kemudian bekerja sesuai bidang keahliannya masing-masing ..

Satu hal yang betapa ingin saya tanyakan, namun tertahan di tenggorokan dan akhirnya urung saya ucapkan, yaitu mengenai orientasi seks mereka. Belum pas momennya, mungkin nanti, suatu saat, ketika saya kembali kesana dan berniat mengulik lebih dalam lagi ..

Apapun, Oyot Godhong Cabaret Show telah memberikan warna lain di tengah keriuhan Malioboro yang melegenda sekian lama. Bagi saya, pertunjukan ini hiburan murni, terlepas dari geliat antah berantah yang ada di balik panggungnya. Bagi Anda ? Monggo, silahkan interpretasikan sendiri .. πŸ˜‰

***

17 thoughts on “Oyot Godhong Cabaret Show : Geliat Tak Biasa Diatas Mirota ..

  • February 22, 2014 at 23:22
    Permalink

    @ mba indah : Bukan kayanya, Mba, memang seruuu .. Hihihi .. πŸ˜‰

    Reply
  • February 23, 2014 at 06:23
    Permalink

    walhhhh.. lagi ngerti aku nek ono ngene ning Jogja. unik yo mbak.. melu penasaran aku. fotone kurang akeh! haha..

    Reply
  • February 23, 2014 at 10:00
    Permalink

    @ bee : Iya, Bee, tontonan alternatif kalo lagi berkunjung ke Yogya. Fotone kurang akeh ? Bwahahahaha .. BIsa diintip di blog Halim & Mas Ariy juga tuh .. πŸ˜‰

    Reply
  • February 23, 2014 at 10:19
    Permalink

    wah, dari Mirota sebelah mananya nih lokasinya?
    *nggak tau da restoran deket Mirota*

    Kalau ke jogja lagi, mau coba lihat deh. Lama pertunjukkan berapa menit mbak?
    trus, DSLR boleh masuk tak
    πŸ˜€

    Reply
  • February 23, 2014 at 12:07
    Permalink

    @ iKurniawan : Letak Restoran Oyot Godhong ada di lantai 3 Mirota Batik Malioboro, Kak, jadi ya tinggal naik tangga saja kalau sudah berada di dalam Mirota. Lama pertunjukan sekitar 1,5 jam, segala macam kamera boleh masuk, jangan khawatir .. πŸ˜‰

    Reply
  • February 23, 2014 at 20:28
    Permalink

    @ ila : Semoga bisa segera mampir ya, Mba .. Saya kurang tau bagaimana keseharian para pelakon, Mba, tapi yang jelas, waktu tampil memang semuanya laki-laki yang berdandan ala perempuan .. πŸ˜‰

    Reply
  • February 24, 2014 at 02:37
    Permalink

    ……saya baru tau malah Mirota ada 3 lantai. Ahahha..
    oke makasih info nya
    :)

    Reply
  • February 24, 2014 at 04:16
    Permalink

    Waaaaahhhhh kayakke nek aku nonton bakalan kemekelen ples histeris Zah πŸ˜†

    Pengen nonton ah kapan2, tapi sama … siapa? #Eh

    Reply
  • February 25, 2014 at 02:59
    Permalink

    Aaaaaakkk,, itu tiap jumat sabtu ya??? Nonton aaaaahhh… Bulan depan mau ke Jogja. Yuk Mbak Dian ikut.. Ntar bablas Semarang.. πŸ˜€

    Reply
  • February 26, 2014 at 22:31
    Permalink

    @ iKurniawan : Sama2 .. πŸ˜‰

    @ mba dian : Wuohhh, dijamin wes, Mba, bener2 hiburan akhir pekan deh. Hahahaha .. Sama aku lah ! *toyor*

    @ mba indahfaruk : Nah ! Kalo pas jadwalnya cocok, aku anterin di Yogyanya juga ngga papa deh, Mba, nanti bablas Semarang, lanjut kulineran disini .. Hehehehe .. πŸ˜‰

    Reply
  • March 21, 2015 at 10:16
    Permalink

    Jangan dilewatkan kalo ke jogja, khusus bagi individu yg menghargai seni dan kerja keras dibalut totalitas, hal lain dibelakang itu sikapi dengan bijaksana dan positif mindset, dijamin anda akan menikmati hiburan yg disajikan.fully recomended

    Reply
  • March 22, 2015 at 18:23
    Permalink

    @ shina : Sangat setuju, Kak ! Terima kasih sudah berkunjung .. πŸ˜‰

    Reply
  • October 27, 2015 at 17:59
    Permalink

    Aku tau… yg di sebelahnya mushola mirota kan ya… dulu kupikir itu apa ya… oh ternyata….

    Reply
  • November 24, 2015 at 10:42
    Permalink

    mbak N penasaran sama orientasi mereka? hm…kayaknya mbak N bisa mengira2 sendiri
    ada temen yang pernah ke raminten (resto yg masih satu grup sama oyot godhong) dan melihat secara langsung apa yang terjadi di balik dapur raminten di waktu malam, di kala tidak ada lagi pengunjung yang datang …..
    #terlalu vulgar kalo diceritain disini mbak..
    btw, apapun itu, mereka adalah manusia biasa yg memiliki banyak bakat dan prestasi dalam profesi masing2 :)

    Reply

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: