Brown Canyon : Antah Berantah di Tenggara Semarang ..

Brown Canyon memanggil kami untuk mengunjunginya !

DSC05949_2

Bukan, Brown Canyon bukan saudara sepupu Grand Canyon, yang terletak di Colorado, Amerika Serikat itu. Mereka hanya (sedikit) mirip. Jika Grand Canyon merupakan ngarai raksasa bentukan Sungai Colorado, Brown Canyon adalah tebing-tebing sisa galian batu padas, yang berada di Tenggara Semarang. Brown Canyon, actually, bukan objek wisata, namun keeksotisannya yang banyak ditangkap kamera, membuat ia mendadak terkenal di kalangan pejalan ..

Okay, next ..

Semalaman hujan, demikian pula dengan pagi harinya. Hal tersebut membuat saya agak khawatir. Beberapa sumber menyebutkan bahwa Brown Canyon tidak recommended dikunjungi sesaat setelah hujan. Tanah merahnya akan berubah menjadi lumpur, menyulitkan perjalanan. Duh !ย Ah sudahlah, toh sudah niat, semoga kenyataan tidak seburuk apa yang dikhawatirkan ..

DSC05933_2

Brown Canyon dapat dikunjungi melalui 2 rute, yaitu Plamongansari – Kebonbatur – Brown Canyon atau Tembalang – Rawasari – Brown Canyon. Saat berangkat, saya dan teman-teman memilih jalur yang pertama. Permukaan jalan masih baik-baik di sepanjang Jl. Sarwo Edhi Wibowo dan mulai mengenaskan setelah pertigaan TVRI. Aspal hancur, menyisakan batu-batu bulat yang mencuat dan jalan bergelombang, bercampur dengan gumpalan lumpur dan genangan air kecoklatan. Belum lagi saingan kami adalah truk-truk bermuatan batu dan tanah, yang lalu lalang tanpa henti. Dan, satu lagi, kendaraan yang kami gunakan adalah sedan. Wassalam ! Salah banget ! Bukan sekali dua kali bagian bawah mobil nggasruk, bahkan nyangkut di badan jalan yang sama sekali tidak rata. Pak Sopir keringetan, saya dan 2 teman yang lain pun senewen tak karuan ..

Saya tidak sempat menghitung jumlah kilometer yang kami lalui, namun perjalanan terasa begitu panjang. Berkali-kali kami berkelakar,

Ini masih Semarang loh, ibu kota provinsi Jawa Tengah, kok kesannya antah berantah begini ya ! “, sambil meratapi kondisi jalan yang luar biasa porak poranda, hamparan ‘hutan’ pohon pisang dan rumah-rumah kayu, bahkan berdinding anyaman bambu ..

DSC06019_2

Setelah beberapa kali berhenti karena ragu-ragu dan bertanya pada warga, sampailah juga kami di Kebonbatur. Disana, ada sekelompok warga yang menarik retribusi. Entah resmi entah tidak, besarannya 5K IDR. Dan, voilaaa, tebing-tebing Brown Canyon telah terlihat ..

DSC05944_2

Berada di tengah-tengah cuatan tebing padas berwarna cokelat kemerahan, dengan ketinggian lumayan ekstrim, membuat saya agak bergidik ngeri. Deru mesin tua truk-truk pengangkut material dan alat berat pun menjadi backsoundย merdu selama disana. Angin juga bertiup kencang, bukan hanya menerbangkan debu-debu halus, namun juga tripod dan kamera saya, hingga jatuh terantuk batu dan error lensanya.ย Okay, yeah, sebutlah ini another drama .. *nangis di pojokan*

DSC05946_2

Brown Canyon tidak memberikan ruang untuk berkegiatan apa-apa, selain foto-foto sampai mabuk. Bentang alamnya memang unik dan fotogenic. Beberapa rekan fotografer sering memanfaatkannya sebagai latar belakangย foto pre-wedding atau sekedar hunting foto biasa ..

DSC05971_2

Saat pulang, saya dan teman-teman memilih mencoba rute Tembalang, yang ternyata jauuuhhh lebih manusiawi. Memang tetap ada beberapa bagian jalan yang rusak, namun tidak separah jalur Plamongasari. Selain itu, sisi kanan kiri jalanan tidak terlalu antah berantah, beberapa kali kami melintasi pemukiman warga yang ramai ..

DSC05956_2

DSC05991_2

So, tertarik dolan ke Brown Canyon juga ?

Sempatkan menyimak lifeguide ala #BerbagiLewatKata ini dulu, Gaes .. ๐Ÿ˜‰

1. MENGENDARAI SEDAN ADALAH IDE BURUK ! Ganti dulu mobilmu denganย yang ber-body tinggi, seperti Jeep 4WD. Atau nebeng truk yang bolak-balik ke Brown Canyon ? Hmm, harus nyepik sopir dan keneknya duluย sepertinya ..ย ๐Ÿ˜‰

2. Angin dan debu adalah tantangan lain, selain parahnya kondisi jalanan menuju kesana. Bawa masker deh, akan lumayan membantu tuh. Satu lagi, JAGA BAIK-BAIK TRIPOD DAN KAMERAMU ! Angin ngga pandang bulu tuh niup-niupnya .. *nangis lagi*

3. SEGERA DATANGI BROWN CANYON, SEKARANG ! Kenapa ? Jadi begini, Brown Canyon itu kan lokasi galian batu padas yang masih aktif. Sampai sekarang, setiap harinya puluhan truk mengangkut material keluar dari sana. Nah, lama-lama, bukit-bukit tersebut akan habis dong ya. Saat itulah, sepertinya, Brown Canyon akan tinggal kenangan .. :(

3. Berangkatlah lewat jalur PLAMONGANSARI, agar adrenalinmu terpacu. Lalu, pulanglah lewat jalur TEMBALANG, biar kamu tahu makna bersyukur setelah menemukan jalan yang benar ..

Anyway, Brown Canyon layak lah dijadikan destinasi simple weekend gateaway. Meski letaknya antah berantah di sisi Tenggara, Kota Semarang, tempat ini worth itย kok, sebagai latar belakang foto, lalu di-upload ke social media. Hahaha .. ๐Ÿ˜‰

***

39 thoughts on “Brown Canyon : Antah Berantah di Tenggara Semarang ..

  • January 18, 2015 at 22:47
    Permalink

    Aku jadi tau kenapa kemarin (Eh, apa tadi pagi ya?) kamu galau soal kameramu Zah :'(

    Lansekap Brown Canyon ini memang keren ya Zah, tapi …………………… *pilin2 ujung jilbab*

    Reply
  • January 19, 2015 at 07:34
    Permalink

    Cedhak sigar bencah yo Zou?
    Potone apiikk!

    Reply
  • January 19, 2015 at 08:17
    Permalink

    @ mba dian : Huwaaa .. Iya, kameraku jatuh, Mbaaa .. Ihiks, doakan semoga dia bisa sehat lagi yaaa .. Tapi apa ? Tapi cuma angan-angan semata ya sampe Semarangnya ? Duh, Ratu PHP ! :(

    @ mba nisa : Iyups, bawahnya Sigar Bencah, Mba .. Tengkieess .. ๐Ÿ˜‰

    Reply
  • January 19, 2015 at 08:26
    Permalink

    Banyak yang pamer gambar kece Brown Canyon, jadi pingin foto session di sana juga hehehe
    Tapi tebing buatan tsb mungkin nggak bbrp bulan atau mungkin minggu udah diratakan? :-)

    Reply
  • January 19, 2015 at 08:26
    Permalink

    Menurutku kok malah nggak cocok dijadiin lokasi wisata yak. Pertama, mengingat itu adalah lokasi galian yg proses pembentukannya “ngerusak alam”. Kedua, akses ke sana sama sekali nggak aman. Pekan lalu, ada siswa SMA tewas karena tersenggol truk proyek itu, mbak. Tapi entah deh, mungkin ini sekadar nyinyir, hehe.
    Eh iya. Lokasinya di Pucang Gading, masuk Kabupaten Demak…

    Reply
  • January 19, 2015 at 10:25
    Permalink

    Pengen banget kesana tapi udah keder aja sama medan jalannya -_-
    Kalau lewat Tembalang, rutenya gimana ya? ๐Ÿ˜€

    Reply
  • January 19, 2015 at 10:36
    Permalink

    lanskapnya menarik, indah emm… eksotis… emm, tapi …emm… mungkin tahun depan udah ilang kali ya…. abis dikeruk…

    Reply
  • January 19, 2015 at 12:34
    Permalink

    duuhh jadi harus segera kesini ya kak
    kak Haliiiiim kapan kesini? aku ikuuuuut ๐Ÿ˜€
    *brb ngecek tiket kereta*

    Reply
  • January 19, 2015 at 16:44
    Permalink

    @ halim : Iya, Brown Canyon memang fotogenic, Lim. Hehehe .. Ayo kesini .. ๐Ÿ˜‰

    @ dian : Di awal tulisan, saya sampaikan juga kalo Brown Canyon memang bukan destinasi wisata, Dian. Dia jadi ngehits, karena banyak fotografer memanfaatkannya sebagai venue fotografi. Memang harus ekstra hati-hati sih kalau kesana, lil bit serem .. ๐Ÿ˜€

    @ neni : Jalur Tembalang jauuuhhh lebih manusiawi dan aman, Kak .. ๐Ÿ˜‰

    @ janiarto paradise : Atau jangan-jangan ngga sampai tahun depan ? Beberapa bulan ke depan, tebing-tebing itu sudah habis dikeruk ? Bisa jadi, bukan .. ๐Ÿ˜‰

    @ dita : Buruaaannn kalau mau kesini, Dit ! Keburu habis padasnya. Hahahaha ..

    Reply
  • January 19, 2015 at 17:08
    Permalink

    @ adie : Belum terlalu lama juga sih ngehitsnya, Die .. ๐Ÿ˜‰

    Reply
  • January 20, 2015 at 11:26
    Permalink

    Aduh kakaknyaa, kameranya tertiup angin lalu jatuh yah :( kok mirip sama waktu saya di legoland *sedih*

    ini jauh dan masih banyak yg belum tau arah ke sana yah kak?

    Reply
  • January 20, 2015 at 15:43
    Permalink

    @ meidi : Aaakkk, masih berharap kamera itu bisa sembuh, Kak Mei, doakan yaaa .. Eniwei, Brown Canyon sekarang udah mulai ramai dikunjungi sih, walaupun jalurnya wassalam bangets .. ๐Ÿ˜€

    @ bukanrastaman : Sip ! Hati-hati menuju kesananya, Kak, apalagi kalau habis hujan. Ditunggu ceritanya .. ๐Ÿ˜‰

    Reply
  • January 20, 2015 at 21:24
    Permalink

    *pukpuk G15* Pengin sih, tapi kok jalannya agak pe-er ya zah. Tetep jadwal Pecinan aja deh ๐Ÿ˜€

    Reply
  • January 21, 2015 at 13:23
    Permalink

    @ winny : Bukan, Kak, Limestone itu kan semacam batu kapur gitu ya ? Kalo ini beneran tanah merah aja ..

    @ mba yusmei : Hahaha, Pecinan mampir Brown Canyon yo keno owk, Kak .. ๐Ÿ˜‰

    Reply
  • January 26, 2015 at 15:41
    Permalink

    @ mawi wijna : IMAJINASIMU !!! Anak lama ya, Kak .. ๐Ÿ˜‰

    Reply
  • January 28, 2015 at 12:37
    Permalink

    ada semacam kemirisan. indah tapi ada gerusan manusia pada alam yang membabibuta.

    Reply
  • February 6, 2015 at 16:34
    Permalink

    @ efenerr : (hampir) Selalu seperti itu tempat-tempat menarik di negeri ini .. :)

    Reply
  • April 28, 2015 at 10:50
    Permalink

    lembah anai, lembah harau van java yo mbak…. tapi tanpa sawah, sungai dan air terjun yo…

    Reply
  • October 23, 2015 at 08:22
    Permalink

    Wow
    Saya baru tau ada brown canyon di Semarang
    Keren banget mba
    kapan2 ke sana kali ya hehe

    Salam kenal saya Razi
    :)

    Reply
    • October 23, 2015 at 08:58
      Permalink

      Sudah lumayan lama juga sih, Kak. Ngga tau kondisi sekarang sudah semakin tergerus atau ngga. Kalo ke Semarang, let me know ya, siapa tau bisa nemenin puter-puter .. ๐Ÿ˜€

      Salam kenal juga ..

      Reply
  • October 25, 2015 at 06:52
    Permalink

    Aaaaaaaakkk… Jadi pengeen kesanaaaa…. foto-tonya itu lho mbaaaaa hadeuuhh ngiriiin dah -_-

    Reply
    • October 27, 2015 at 12:38
      Permalink

      Yuks ke Semarang, nanti mampir ke Brown Canyon, mumpung belum musim hujan. Kalo udah banyak hujan, jalan menuju ke sananya wassalam. Hehehehe .. ๐Ÿ˜€

      Reply
  • October 25, 2015 at 20:38
    Permalink

    Mungkin tempat ini harus diperhatikan oleh pemerintah daerah juga sih. Supaya tidak terjadi kerusakan yang semakin parah akibat penambangan yang berlebihan

    Reply
    • October 27, 2015 at 12:39
      Permalink

      Idealnya begitu, Kak. Ya semoga Pemerintah Daerah ada perhatian ke kawasan penambangan ini .. :)

      Reply
  • December 13, 2015 at 20:56
    Permalink

    Sebelum brown canyon hilang harusnya pemerintah daerah mengambil alih tambang. Lumayan kan kalau dijadiin tempat wisata bisa menambah khas aderah hehe

    Reply
    • December 17, 2015 at 08:57
      Permalink

      Bener juga ya, Kak. Penambangan dihentikan, kawasan eks penambangan pun bisa dimanfaatkan untuk destinasi wisata, dengan penataan fasilitas umum di sekitarnya tentunya ya. Wah, semoga pihak berwenang terpikir sampai ke sana .. ๐Ÿ˜€

      Reply
    • November 2, 2016 at 15:50
      Permalink

      Terima kasih sudah mampir dan meninggalkan jejak, Kak .. ๐Ÿ˜‰

      Reply
  • November 17, 2016 at 21:16
    Permalink

    Sekian lama tinggal di Semarang tapi belum ada keinginan dateng ke sini,
    selain memang kalau hujan becek dan kalau kering berdebu,
    rasanya sedih saja lihat tanah-tanah dikeruk jadi kayak gitu…huaaa huaaa ;(

    Reply
    • December 29, 2016 at 11:10
      Permalink

      Kayanya sekarang udah ngga terlalu kelihatan tebing-tebingnya, Kak, makin habis .. :(

      Reply

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: