Sunrise, Perayaan Bagi Para Pecinta Pagi ..

IMG_6458-1

Saya bukan manusia pagi.

Kalau disuruh memilih antara berburu sunrise atau bergelung di balik selimut, tanpa ragu, saya akan mengambil opsi kedua. Namun, Januari 2015 lalu, saya ‘terpaksa’ harus berkejaran dengan waktu, mendahului matahari sebelum ia tiba di cakrawala.

Drini, salah satu pantai di pesisir Selatan Gunung Kidul. Disanalah saya memaksa mata untuk terjaga, merayakan sunrise bersama para pecinta pagi. Langit gelap, lalu perlahan surai berwarna jingga memecahnya. Biru, ungu, merah pun bersusulan setelahnya. Memeriahkan pagi yang syahdu.

Para pecinta pagi bersorak kegirangan. Sementara saya menguap, menahan kantuk mati-matian.

***

Foto ini diunggah untuk meramaikan event Turnamen Foto Perjalanan Ronde 58 : Sunrise, dengan Muhammad Akbar sebagai tuan rumahnya. Enjoy !

4 thoughts on “Sunrise, Perayaan Bagi Para Pecinta Pagi ..

  • April 6, 2015 at 12:44
    Permalink

    Fotonya keren! Saya pun sering bela-belain bangun pagi demi matahari terbit. Berdebar-debar loh rasanya mbak menanti detik-detik terbitnya matahari dari balik bukit itu :)

    Reply
    • April 6, 2015 at 17:10
      Permalink

      Hahaha, kalo aku lebih deg-degan bisa atau ngga bangun paginya, Qy. Hahahaha .. 😀

      Reply
  • April 15, 2015 at 13:21
    Permalink

    menikmati pagi itu lawannya cuma satu, gaya gravitasi kasur 😀
    tapi ga bakal nyesel, pemandangan pagi emang selalu enak buat dinikmati :)

    Reply
    • April 15, 2015 at 14:19
      Permalink

      (((GRAVITASI KASUR)))

      Sepakat, memang berat beranjak dari kasur itu! Hihihi ..
      Baiklah, saya akan mencoba jadi manusia pagi .. 😀

      Reply

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: