Memories at Old Ford Factory : Tentang 3 Tahun yang Muram ..

Langit Singapura sudah tidak sekelabu seperti ketika saya meninggalkan Geylang Serai, tadi pagi. Matahari sudah mulai menampakkan diri di balik awan-awan mendung, yang setia menggantung seharian. Saya dan Mba Ratna bersicepat meninggalkan Bukit Chandu, yang berada di pesisir Barat Singapura. Saat itu, jalanan masih sedikit basah, sisa hujan sepagian. Tujuan kami selanjutnya adalah Bukit Timah ..

old ford factory 2_2

Memangnya, ada apa di Bukit Timah ?

Jika Bukit Chandu menyimpan kisah tentang perjuangan heroik Singaporean untuk mempertahankan independensinya dari serangan awal Jepang, maka di Bukit Timah, cerita itu berlanjut. Pertumpahan darah di Pasir Panjang yang berlangsung selama 5 hari, ternyata harus menjelma sebagai sebuah episode sejarah muram bagi Singapura, hingga 3 tahun ..

old ford factory 4_2

Tersebutlah Memories at Old Ford Factory, yang berdiri megah di 351 Upper Bukit Timah Road. Sesuai namanya, museum yang dikelola oleh National Archives of Singapore ini memang menempati bangunan bekas pabrik perakitan mobil Ford pertama di Asia Tenggara. Ford Motor Factory ini bernasib kurang baik, sebab ia baru beroperasi kurang lebih 4 bulan, ketika pada Februari 1942 Inggris menyerah di kancah Perang Dunia II, sementara Jepang mulai menggelora di Asia Tenggara. Pabrik modern ini jugalah yang menjadi saksi mata runtuhnya kejayaan Inggris di Singapura. Pada masa pendudukannya di Singapura, Jepang mengubah Ford Motor Factory menjadi tempat perakitan kendaraan militer dan perlengkapan perang lainnya ..

Agustus 1945, Jepang luluh lantak akibat bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, Singapura bebas dari cengkeraman negeri Matahari Terbit tersebut, kemudian kembali menjadi anggota persemakmuran Inggris. Saat itulah, Ford Motor Factory kembali beroperasi hingga medio 1980 ..

Dua puluh enam tahun kemudian, Memories at Old Ford Factory, yang menempati bangunan bekas pabrik perakitan mobil Ford, pun resmi dibuka untuk umum. Museum nasional ini memuat rangkaian kisah tentang 3 tahun yang muram bagi Singaporean, yaitu saat Jepang berkuasa ..

old ford factory 1_2

Jepang memang kejam. Tidak hanya di Indonesia, ternyata, di Singapura juga. Bermacam-macam kenangan mengenai masa sulit yang dialami Singapura, yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia, digambarkan runtut di Memories at Old Ford Factory. Salah satu hal yang melekat erat di kepala saya adalah ‘Tragedi Sanitari’, yang digambarkan dengan sebuah bangku berlubang, dimana seseorang akan membuang hajat besarnya disana, ditampung dalam sebuah bejana, sementara seseorang lain bertugas mengambil bejana tersebut setiap hari. Hoek !

Ruang pamer yang dimiliki Memories at Old Ford Factory ini tidak terlalu besar, hanya disusun berliku-liku saja. Saya dan Mba Ratna tidak terlalu lama juga berada disana, namun juga tidak bersegera pulang. Kami menikmati aura nyaman di lobi museum, berbincang hangat dengan petugas penjaga yang telah setengah tua dan membeli beberapa souvenir khas yang dijual disana ..

old ford factory 3_2

Ah, Singapura selalu punya sisi humanis yang begitu manis di dalam museum-museumnya. Gemerlap Negeri Singa yang biasa dikagumi orang, mendadak kalah memesona ketika bersanding dengan sejarah-sejarah yang dihargai sedemikian baiknya ..

Kalian sepakat ? Semoga .. 😉

***

Memories at Old Ford Factory
351, Upper Bukit Timah Road, Singapore – 588192
Buka : Senin – Sabtu, 9 AM – 5.30 PM; Minggu, 12 PM – 5.30 PM
HTM : 3 SGD

8 thoughts on “Memories at Old Ford Factory : Tentang 3 Tahun yang Muram ..

Leave a Reply

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d bloggers like this: